Maret Penataan Ibu Kota Dimulai Dengan Anggara 200 Miliyar, Wabup Konut: Kami Sudah Pikirkan Semua Bersama Pak Bupati

Abu Haera- Adonan

SultraLink.com, Konawe Utara-Tahapan demi tahapan proses penataan Ibu Kota Wanggudu Kabupaten Konawe Utara (Konut) Sulawesi Tenggara (Sultra), terus berlangsung.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) menggenjot percepatan realisasi pembangunan Ibu Kota Bumi Oheo itu. Seluruh mitra pemerintah dilibatkan salah satunya dari perbankan.
Tahap pembangunan akan berlangsung pada bulan maret ini, sebagaiman yang disampaikan Bupati Konut, Ruksamin melalui Wakil Bupati (Wabup) Konut, Abu Haera beberapa waktu lalu kepada awak media.
“Jadi uang yang pinjaman Pekab Konut dari Bang Sultra itu sebesar Rp 200 Milliar, dan akan difokuskan pada penataan ibu Kota Konawe Utara,”ungkapa Abu Haera.
Dikatakan mantan Sekertaris Daerah (Sekda) Konut ini, penataan Ibu Kota Kabupaten Konut sampai saat ini sudah sementara berproses.
Bahkan, kata dia, pemenang tender pada pelaksanaa kegiatan tersebut orang-orang nya telah ada.
“Untuk saat ini pihak pemenang tender sedang menyelesaikan administrasi untuk melaksanakan pekerjaan,”ujarnya.
Diungkapkan, proyek penataan Ibu Kota merupakan kegiatan besar. Sehingga, memerlukan waktu untuk pelaksanaannya. Untuk desain ibu kotanya sudah dilaksanakan, tinggal eksen dilapangan.
“Kami harap jangan ada masyarakat yang menilai bahwa apa yang dicanangkan terkait penataan ibu kota belum ada tanda-tanda. Semua butuh proses. Bersama bapak Bupati Konawe Utara.kami sudah memikirkan semua pelaksanaanya,”terangnya.
“Paling lambat, bulan maret kegiatan penataan ibu Kota Konawe Utara akan dimulai. Sekali lagi saya tegaskan tahun 2023 dana pinjaman dari bank Sultra, akan difokuskan untuk menata ibu Kota Konut. Mari kita tunggu dan liat perubahan ibu Kota Konut di tahun 2023,”tambah Wabup Konut.
Dikonfirmasi terpisah, Pelaksanaan Tugas Plt Kepala Badan Keuangan Dan Aset Daerah (BKAD) Konut, Adonan megungkapkan, dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Konut tahun 2023 sebesar Rp 1,6 triliun.
Jumlah tersebut, sudah termasuk penataan Ibu Kota sebesar Rp 200 miliyar, belanja pegawai dan kegiatan-kegian lainnya seluruh instansi-instansi pemerintah Konut.
“Saat ini, pencairan dana APBD 2023 sudah mulai porses. Pencairan Uang persediaan (UP), termasuk gaji. Untuk kegiatan proyek belum ada, tergantung dari dinasnya/OPD kalau sudah ada SPP dan SPM tagihan dari OPD baru kita proses. Kami tinggal terbitkan SP2D setelah melalui proses sesuai ketentuan,”tutupnya.*(IS) (ADV)
Laporan: Jefri