Ini Penjelasan Danlanal Kendari Soal Casis Yang Merasa Dirugikan Saat Seleksi Perwira Prajurit TNI Sumber Sarjana

SultraLink.com,Kendari – Terkait kecurangan dalam seleksi casis Perwira Prajurit TNI Sumber Sarjani, Komandan Pangakalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Kendari Letkol Laut (P) Abdul Kadir Mulku Zahari bahwa semua casis yamg diluluskan itu bukan kewenangan Lanal Kendari.

“Kami Lanal Kendari tidak memiliki kewenangan untuk meluluskan casis yang tes, hasil tes dari casis dan data semua itu di input kemudian dikirimkan ke pantia pusat Mabes TNI dari mabes TNI lah yang melaksanakan seleksi sesuai dengan kouta atau sesuai dengan keahlian masing-masing bidang,”Ujar Zahari melalui sambungan telpon seluler, Rabu (4/1/2023).

Lanjutnya, Dari Mabes TNI di himpuan semua di seluruh Indonesia kemudian di sampaikan pengumuman melalui surat tertulis dari Mabes TNI yang dikirimkan di tiap-tiap pangdam.

“Di Lanal Kendari sendiri yang mendaftar itu ada 87 dan kouta yang dibutuhkan 7 dan orang yang menentukan Kouta tersebut dari mabes TNI dan di kirimkan di Lanal Kendari dan dilihat siapa-siapa saja yang lulus dan itulah yang di umumkan kepada para casis,”Jelasnya.

Ditempat yang sama Mayor (L) Paslan Sebagai Sekretaris Penerimaan PK Casis Lanal Kendari mengungkapkan, sebelumnya dari penerimaan APK casisi tersebut dari panitia sudah berusaha memberikan dan memperlihatkan nilai hasil tersebut secara betul dan tidak ada yang ditutup tutupi sehingga pada saat recruitmen memang kami secara terbuka memperlihatkan semua kemampuan para casisi untuk bisa berkompetisi dan masuk di TNI Pusat.

“Masalah tentang ada salah satu casis yang dicurangi kami sampaikan bahwa dalam pengimputan data yang dilakukan oleh panitia itu terjadi kesalahan di aplikasi sehingga data tersebut mungkin tidak sesuai dengan data yang muncul di data yang sebenarnya. Namun data yang benar itu kami sudah kirim kembali di Mabes TNI,”Katanya.

Sambungnya, Dan calon siswa yang dirugikan itu kami juga sudah melakukan pemanggilan bersama keluarganya dan menyampaikan bahwa itu terjadi kesalahan pada pengimputan di aplikasi dan yang bersangkutan menerimanya.

“Data-data asli casis yang seleksi itu kami pegang sendiri dan kami kirim di Mabes TNI sesuai dengan data aslinya karna aplikasi yang eror. Kami juga Pihak Lanal Kendari melalui Danlanal pernah bersurat di Mabes TNI untuk penambahan Kouta untuk penerimaan kami disini, itu di tambah karna inilah kepedulian Danlanal Kendari terhadap Putra daerah Sultra supaya banyak yang bisa ikut seleksi di pusat di Mabes TNI,”pungkasnya.(b)

Laporan : K15