Dinas Pendidikan Konut Kembangkan Program P2KP Upaya Menekan Inflasi Dan Stunting

Sultralink.Com, Konawe Utara – Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra), konsisten kembangkan program Pemanfaatan Kebun Pekarangan (P2KP).

Hal itu dibuktikan dengan kembali memanen hasil tanaman kebun pekarangan yang dilakukan Dinas Pendidikan melalui sekolah – sekolah, salah satunya di SDN 2 Langgikima.

Mulai dari kepala sekolah, guru sampai siswa di sekolah tersebut memanfaatkan lahan kosong sekolah dengan bercocok tanam menanami berbagai macam jenis sayuran.

Sayur yang ditanam diantaranya bawang merah, aneka cabai, kubis/kol, labu madu, paria, gambar, tomat, timun, sawi, kangkung, bayam, kembang col dan pepaya.

Konsistensi yang dibangun Dinas Pendidikan untuk kembangkan program P2KP yang dicanangkan Pemerintah Konut membuahkan hasil yang baik, dan hasilnya dapat langsung dirasakan, bahkan masyarakat sekitar pun turut merasakan.

Seperti yang berlangsung baru-baru ini, saat tim supervisi Dinas Pendidikan turun lakukan monitoring evaluasi (monev) di SDN 2 langgikima. Disela-sela melaksankan tugas, tim supervisi lakukan panen berbagai macam jenis sayuran.

“Ini merupakan bentuk semangat kita untuk mensukseskan program pemerintah soal penanganan stunting dan inflasi melalui program pemanfaatan kebun pekarangan. Alhamdulillah hasilnya bisa dinikmati tidak hanya pihak sekolah, tapi juga dengan masyarakat,”ungkap Kepala Dinas Pendidikan Konut, Asmadin, Rabu (8/11/2023).

Di SDN 2 langgikima, tidak hanya menanam sayur-sayuran saja, tapi juga buah-buahan dan memanfaatkan lahan membuat kolam ikan jenis patin dan siap untuk dipanen.

“Ini sangat luar biasa, hasil panen langsung dirasakan. Bahkan setelah panen langsung di masak dan makan siang bersama semuanya dari hasil panen sayuran,”ucap Asmadin.

Sementara itu Kepala Sekolah SDN 2 Langgikima, Yeti Bur Kalenggo menuturkan, progam P2KP yang dicanangkan Pemerintah Konut sangat dirasakan manfaatnya, dan membantu untuk memenuhi kebutuhan bahan makanan, tanpa mengeluarkan biaya banyak.

Program P2KP telah dijalankan pihak SDN 2 Langgikima sejak dicanangkan oleh Bupati Konut, Ruksamin, dan telah dilakukan panen tiap 3 bulan dengan hasil yang berlimpah.

Saat ini pihak SDN 2 Langgikima terus mengembangkan program P2KP dengan menambah jenis tanaman. Disamping itu, menjadi kegiatan ekstrakurikuler sekolah mendidik siswa-siswi sekolah untuk bisa bercocok tanam sejak dini.

“Selain itu, supervisi terpadu kami sangat dukung dan sambut dengan baik untuk meningkatkan proses pembelajaran yang bermutu dan berdaya saing,”tutupnya.

Laporan: Redaksi