Tim Dinkes Konut Laksanakan Pelayanan Difteri Dengan Cara Dor To Door

Tim Dinkes Konut Laksanakan Pelayanan Difteri Dengan Cara Dor To Door
Tim medis Dinkes Konut melalui Puskesmas saat lakukan pelayanan vaksinasi difteri

Sultralink.Com, Konawe Utara – Pemerintah Daerah Pemda Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra), melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Konut terus bergerak melakukan pelayanan penangan Difteri.

Difteri adalah penyakit menular yang dapat disebarkan melalui batuk, bersin, atau luka terbuka. Gejalanya, termasuk sakit tenggorokan dan masalah pernapasan.

Penyebab utama difteri adalah infeksi bakteri Corynebacterium difteri, yang menyerang selaput lendir pada hidung dan tenggorokan, serta dapat memengaruhi kulit.

Penyakit ini, dapat menyerang orang-orang dari segala usia dan berisiko menimbulkan infeksi serius yang berpotensi mengancam jiwa.

Pengobatannya meliputi antibiotik dan antitoksin untuk mematikan bakteri. Salah satu langkah pencegahan difteri yang paling efektif adalah mendapatkan vaksinasi difteri.

Terkait hal itu, Dinkes Konut memaksimalkan penanganan difteri dengan cara melakukan pelayanan langsung kelapangan, pemberian pengobatan, sosialisasi/edukasi dan vaksinasi.

“Kita door to door langsung ke masyarakat, dilengkapi data dari pihak Dinkes bersama tim medis Puskesmas-puskesmas, “Kata Kadinkes Konut, Nurjanah Efendi melalui Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes Konut, Riska, Senin (2/10/2023).

Riska menyampaikan, vaksinasi dilakukan sesuai tahapan mulai pemeriksaan kesehatan sampai dengan jenjang umur.

“Tim medis kami gerakkan dari berbagai profesi yang ahli dibidangnya, seperti dokter, perawat, ahli gizi dan lainnya. Selain itu, dilengkapi fasilitas sarana dan prasarana pelayanan kesehatan,”ujarnya.

Dia menambahkan, penanganan Difetri menjadi perhatian serius pemerintah mulai Pemerintah Pusat, Provinsi, sampai Kabupaten.
Di Kabupaten Konut persoalan Difetri menjadi salah satu program skala prioritas Pemerintah Daerah (Pemda) Konut melalui Dinas Kesehatan Konut untuk menekan penyebarannya.**(IS)

Laporan: Reporter