Pemda Mubar Lakukan Pengendalian Inflasi di Setiap Desa, Harga Beras 10 Kilo Dijual Rp50 Ribu

SultraLink.com,Kendari – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Muna Barat (Mubar) akan melakukan pengendalian inflasi di setiap Desa-Desa, dengan melakukan sidak pasar, operasi pasar, serta kerja sama antar daerah.

Menurut, Pejabat Bupati Muna Barat Bahri saat di temui di ruangan mengatakan, bahwa untuk mengendalikan inflasi di Daerah Mubar pihaknya akan melakukan enam strategi berupa sidak pasar, operasi pasar, kerja sama antar daerah, gerakan menanam cepat panen, serta menggunakan bantalan uang dari APBD serta menyediakan subsidi tranportasi masyarakat.

“Dan hari sabtu nanti kami akan melakukan sidak pasar dalam rangka operasi pasar yang dimana operasi pasar yang kita lakukan dalam intrefensi kenaikan 20 komuditas, hasil evaluasi kita minggu kemarin yang di pimpin langsung oleh Menteri bahwa ada kenaikan proksi di Mubar kurang lebih 1.48 % inflasi,” ujar Bahri, Selasa (14/2/2023).

Kata Bahri, inflasi yang disediakan itu ada tiga komuditas yakni beras, telur, dan minyak goreng. Untuk itu di bulan ini kami akan menyediakan uang sebesar Rp1 milyar untuk membeli semua komuditas.

“Saya meminta dukungan pasokan dari Kantor Bulong Provinsi Sultra untuk operasi pasar di hari Sabtu nanti, karna kita akan membeli beras. Yang mana beras nanti kita beli harga Rp11 ribu kalau 10 kilo berarti Rp110 ribu dan kami akan jual di masyarakat hanya Rp50 ribu karna setengha itu di subsidi oleh Pemda,” Jelasnya.

Selain itu pihak Pemda Mubar juga akan memposisikan Bumdes sebagai penyalur beras surat pemberitahuan hasil pemeriksaan (SPHP), maupun minyak dan gula.(b)

Laporan: Krismawan