Gelar Rakerda 2023, BKKBN Sultra Bahas Penanganan Stunting

Acara Rakerda Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2023

SultraLink.com, Kendari – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) membahas Program Bangga Kencana dan Rekonsiliasi tingkat Provinsi Sultra di salah satu hotel di Kendari, pada Selasa (14/2/2023). Dalam Rakerda itu mengangkat tema Peningkatan Sinergitas dan Kolaborasi Pencapaian Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting.

Dalam sambutannya, Deputi Bidang Pelatihan, Penelitian dan Pengembangan BKKBN, Rizal Damanik, menjelaskan Rakerda yang dilakukan merupakan tindak lanjut dari Rapat Kerja Nasional (Rakernas) BKKBN yang dibuka dan dihadiri langsung Presiden Joko Widodo di Auditorium BKKBN Pusat pada Januari 2023 lalu. Dan melalui forum itu ia menyampaikan perlu adanya kerja extra dengan melibatkan seluruh komponen dan mitra terkait dalam upaya percepatan penurunan stunting terutama pada wilayah di Sultra yang prevalensi stuntingnya masih tinggi.

“Saya berharap rakerda ini dapat lebih meningkatkan sinergitas, kolaboratif dan komitmen dari BKKBN bersama Pemerintah Daerah maupun seluruh mitra terkait dan para pemangku kebijakan dalam upaya percepatan penurunan stunting terutama untuk wilayah yang prevalensi stuntingnya masih tinggi”, Jelas Rizal Damanik, Melalui keterangan tertulisnya, Selasa (14/2/2023).

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Sultra, Asmar, dalam laporannya mengatakan tujuan dari rakerda ini adalah untuk meningkatkan sinergitas antara pemangku kebijakan dan mitra untuk program bangga kencana dan percepatan penurunan stunting.

“Diikuti oleh 184 peserta, kegiatan ini diawali dengan penandatanganan MoU kerjasama antara BKKBN Sultra bersama 17 OPD Kab/Kota, Balai Pelatihan Kesehatan, serta 11 media lokal dalam pengelolaan program bangga kencana dan pecepatan penurunan stunting di Provinsi Sultra dan diresmikan secara langsung oleh Wakil Gubernur Sultra, Dr. H. Lukman Abunawas, S.H.,M.Si,”katanya.

Ditempat yang sama, Wakil Gubernur Sultra, Lukman Abunawas, mengungkapkan Rakerda yang dilakukan adalah bentuk usaha bersama untuk menyukseskan program nasional penurunan stunting. Sehingga Ia berharap dapat tersusun rencana kerja strategi pelaksanaan program bangga kencana dan percepatan penurunan stunting dalam mendukung agenda RPJMD dan semakin meningkatnya peran serta Dinas, Badan dan Stakeholder dalam mendukung percepatan penurunan stunting secara komprehensif.

“Rakerda ini merupakan usaha kita dalam rangka menyukseskan program nasional berupa pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana sekaligus mempercepat gerakan penurunan stunting”. Kata Lukman

Diketahui menurut hasil SSGI Tahun 2022 angka balita stunting di Indonesia mengalami penurunan sebanyak 2,8 persen menjadi 21,6 persen. Sedangkan angka Stunting Provinsi Sultra mengalami penurunan, dimana prevalensi balita stunting di Sultra turun menjadi 27,2 persen.(b)

Laporan : Ramadhan

error: Hak cipta dilindungi undang-undang !!